PMI Jepara Bersinergi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Musibah di Batealit dan Nalumsari
Jepara, 29 Agustus 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan. Kali ini, PMI Jepara bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara bersinergi menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang rumahnya terdampak musibah akibat hujan deras dan angin kencang.
Musibah pertama menimpa Ibu Musripah, warga RT 10/02 Desa Batealit, Kecamatan Batealit. Atap rumahnya roboh setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada 28 Agustus 2025 sekitar pukul 17.00 WIB. Beruntung, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, meskipun kerusakan yang ditimbulkan cukup berat sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari keluarga.
Musibah serupa juga dialami Bapak M. Imron, warga RT 08/04 Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari. Rumah miliknya roboh setelah diguncang hujan deras disertai angin kencang pada 25 Agustus 2025 sekitar pukul 16.50 WIB. Meskipun tidak menelan korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kerugian material yang signifikan bagi keluarga.
Sebagai bentuk kepedulian, PMI Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan uang tunai, sementara Dinsospermades dan BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan dasar yang dapat langsung dimanfaatkan. Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima di kediaman masing-masing dengan didampingi perangkat desa dan relawan setempat.
Ketua PMI Kabupaten Jepara, Sutedjo, S.S., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian PMI dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban serta mendukung proses pemulihan pasca musibah. Bantuan dari PMI ini bersumber dari hasil penggalangan Bulan Dana PMI Kabupaten Jepara. Terima kasih kepada masyarakat Jepara yang telah ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Musripah menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada PMI, pemerintah, dan semua pihak yang peduli. Rumah kami rusak parah, dan kami bingung harus bagaimana. Bantuan ini membuat kami merasa tidak sendirian menghadapi musibah,” ungkapnya haru.
Hal senada juga disampaikan Bapak M. Imron. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk bisa bangkit kembali,” tuturnya.
Camat Batealit yang turut hadir, Bapak Taufik, juga memberikan apresiasi atas sinergi lintas instansi dalam membantu warga. “Kami menyampaikan terima kasih kepada PMI, Dinsospermades, BPBD, serta semua pihak yang bergerak cepat membantu masyarakat kami. Musibah bisa datang kapan saja, tetapi dengan gotong royong dan kepedulian bersama, masyarakat dapat kembali bangkit,” ujarnya.
Lebih lanjut, bantuan yang disalurkan PMI Jepara berasal dari hasil Bulan Dana PMI Kabupaten Jepara, yang dihimpun dari partisipasi masyarakat Jepara. “Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan besar yang memungkinkan PMI terus hadir di tengah warga yang membutuhkan. Setiap rupiah yang disumbangkan benar-benar disalurkan untuk membantu masyarakat,” jelas Ketua PMI Jepara.
Kegiatan penyaluran bantuan ini menegaskan kembali komitmen PMI Kabupaten Jepara untuk selalu siaga dalam setiap kondisi darurat. Tidak hanya dalam penanggulangan bencana, tetapi juga melalui pelayanan kesehatan, donor darah, hingga edukasi kesiapsiagaan bagi masyarakat. (Ros)
Komentar